Sabtu, 15 Maret 2014

Demokrasi antara Mimpi dan Realitas


image

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία (dēmokratía) "kekuasaan rakyat", yang terbentuk dari δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (kratos) "kekuatan" atau "kekuasaan" pada abad ke-5 SM untuk menyebut sistem politik negara-kota Yunani (wikipedia), dimana segala bentuk kepentringan seluruh warga negara kota itu dirundingkan bersama dalam forum senat.

Demokrasi selama sekitar dua abad terakhir, digadang-gadang menjadi sistem pemerintahan yang paripurna. Dan bagaikan sebuah wabah, sistem pemerintahan ini segera menjadi sistem pemerintahan yang diterapkan hampir di seluruh negara di dunia. Bahkan beberapa pemerintah monarkhi terpaksa ikut menerapkan demokrasi secara terbatas, bila tidak ingin tergerus oleh arus perkembangan jaman.

Apa yang membuat demokrasi menjadi demikian digandrungi? Pertama, demokrasi menjanjikan terakomodasinya seluruh keinginan rakyat di suatu negara. Kedua, demokrasi menawarkan keniscayaan distribusi kekuasaan negara kepada rakyat. Dimana saat masa lalu, kekuasaan terpusat pada satu orang saja, yakni raja, sultan, ataupun khalifah. Sedangkan demokrasi menjanjikan kekuasaan berada di tangan rakyat. Selanjutnya, dengan terdistribusinya kekuasaan dan terakomodasinya seluruh kepentingan rakyat maka, ketiga, demokrasi menjanjikan meratanya keadilan sosial secara menyeluruh bagi rakyat.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger